Pages

Kamis, 19 Juni 2014

Cara Stem Gitar

Belajar menstem gitar ,kalau sudah bisa  bermain gitar, pastinya harus bisa menstem gitar ,Memang stem gitar itu susah (bagi anda yang buta nada/belum pekat betul mendengar irama nada).

Tapi sebenarnya stem gitar itu sangatlah gampang  kalau anda benar benar memahaminya dan mendengarkan posting saya dengan baik.Mulai membiasakan diri menyetem sendiri gitar anda, karena permulaan yang baik adalah mengetahui cara stem gitar.cara stem/tuner gitar bermacam-macam, ada yang di standartkan dengan nada yang asli (paten), biasanya senar nomer 1 berbunyi nada E.tapi ada yang stem gitar dengan bunyi ala kadarnya.

Berikut nada-nada yang terdapat pada senar: senar nomer 1 nada E (Senar paling bawah) - senar nomer 2 nadaB - senar nomer nada G - senar nomer 4 nada D - senar nomer 5 nada A - senar nomer nada E (Senar paling atas)

Langkah pertama kita belajar stem gitar dengan men-standartkan nada. Bisa pakai bantuan kiboard (piano), pakai efek digital juga bisa, atau dengan mendengarkan panduan musik (Misalnya nada intro sebuah lagu yang kita ingat kemudian kita cocokan dengan melodi gitar).
Terserah anda mau stem dari senar 1 - 6 pakai bantuan, atau cuma butuh nada E nya saja.kalau nada E (senar nomer 1) sudah ketemu, berikut langkahnya:

Gelora Bung Karno

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) adalah sebuah stadion serbaguna di Jakarta, Indonesia yang merupakan bagian dari kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno.
Stadion ini umumnya digunakan sebagai arena pertandingan sepak bola tingkat internasional.
Stadion ini diberi nama Gelora Bung Karno untuk menghormati Soekarno, Presiden pertama Indonesia, yang juga merupakan tokoh yang mencetuskan gagasan pembangunan kompleks olahraga ini.

LATAR BELAKANG
Selain sebagai tempat berolahraga, kawasan Gelora Bung Karno oleh berbagai kelompok masyarakat sering dimanfaatkan sebagai ajang temu. Selain itu pada awal tujuan dibangunnya stadion ini, Presiden Soekarno juga menginginkan kompleks olahraga yang dibangun untuk Asian Games IV 1962 ini juga hendaknya dijadikan sebagai paru-paru kota dan ruang terbuka tempat warga berkumpul.
Sebuah ciri khas stadion ini adalah atap yang disebut oleh Bung Karno sebagai "Temu Gelang", yaitu sebuah atap konstruksi baja besar yang membentuk cincin raksasa dan melindungi para penonton dari panas dan hujan.

Asal Usul Sejarah Stadion Gelora Bung Karno
Gelora Bung Karno dibangun berawal dari Presiden Soekarno dalam menyambut peluang dengan menawarkan Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan pesta olahraga akbar di Asia, Asian Games ke-IV. Setelah disetujui, beliau langsung memerintahkan para bawahannya untuk segera merancang suatu kompleks pusat olahraga moderen dan terlengkap sekaligus sebagai taman public dan ruang terbuka hijau. Bagaimana kisahnya hingga Senayan yang dijadikan sebagai lokasi pembangunan? dan pembangunan ini mengorbankan 4 desa dengan lebih 60.000 penduduk yang harus hengkang dari kampung halamannya.

Manfaat Kulit Manggis

Kita pasti mengetahui buah yang satu ini. Salah satu jenis buah yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Manggis memilik banyak manfaat bagi kesehatan manusia.
Kulit Manggis mempunyai kandungan senyawa xanthone yang saat ini banyak dikembangkan dan diproduksi dalam bentuk sirup, yang kemudian terkenal dengan nama sirup xanthone. Sirup ini sangat terkeenal karena mengandung zat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Beberapa penelitian menunjukkan, senyawa ini memiliki sifat sebagai antidiabetes, antikanker, anti peradangan, antibakteri, antifungi, antiplasmodial, dan meningkatkan kekebalan tubuh.


Manfaat kulit manggis ini dikutip dari detik.com ada sekitar 75 manfaat yang dapat kita peroleh dari kulit manggis, jika kita rutin meminumnya. Asalkan telaten hasil yang maksimal pasti akan kita dapatkan, diantaranya :

Untuk Kesehatan Tubuh menyeluruh :
1. Memperkuat sistem kekebalan.
2. Menyembuhkan peradangan.
3. Memperbaiki komunikasi antar sel.
4. Mengagalkan kerusakan DNA.
5. Alat bantu sistem getah bening.
6. Memelihara optimal fungsi kelenjar gondok.
7. Mengurangi resistensi insulin.
8. Membantu penurunan berat badan.
9. Menyembuhkan kerusakan urat syaraf.
10. Menyeimbangkan sistem kelenjar endokrin.
11. Alat bantu dari sinergi tubuh.
12. Meringankan wasir.
13. Membantu menurunkan kadar gula dalam darah (hypoglycemia).
14. Meringankan penyakit kulit kemerah-merahan/bersisik (psoriasis).
15. Membantu menyembuhkan luka.


Perkembangan Badminton di Indonesia

Pada jaman penjajahan dahulu, tepatnya setelah berkembangnya permainan badminton di wilayah Eropa. Ada perkumpulan-perkumpulan bulutangkis di Indonesia yang bergerak secara sendiri-sendiri tanpa satu tujuan. Yang artinya pada jaman tersebut mereka bermain hanya untuk kesanangan semata dan berolah raga dan belum mempunyai niat mengembangkan olahraga ini secara nasional dan menjadikan sebuah prestasi pada negaranya.
Dalam menempuh jalan menuju adanya organisasi yang berbadan hukum maka cara yang tepat saat itu dengan mempertemukan tokoh perbulutangkisan dalam satu kongres. Belum ada alat-alat untuk mempermudah komunikasi antara daerah satu dengan yang lainnya terlebih berbeda pulau pada jaman tersebut, yang menjadi salah satu kendala tersendiri yang harus dihadapi sebelum terbentuknya organisasi yang resmi tersebut. Satu-satunya yang bisa ditempuh dengan cara mengumpulkan para tokoh yang berada pada wilayah Pulau Jawa saja.
Tokoh yang terkenal dalam menggerakkan permainan ini ialah Sudirman. Dengan melalui perantara surat yang memiliki inti mengajak para tokoh lain untuk mendirikan organisasi yang memiliki badan hukum PBSI ( Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia). Pertemuan antara Sudirman dengan para tokoh bulutangkis itu tercatat sebagai kongres PBSI yang pertama terjadi. Pada saat itu susunan kepengurusannya ialah A. Rochdi Partaatmadja sebagai ketua umum. Sudirman sebagai ketua I. Tri Tjondrokoesoemo sebagai ketua II. Amir sebagai sekretaris I. E Soemantri sebagai sekretaris II. Rachim sebagai bendahara I dan Liem Soei Liong sebagai bendahara II.

Paragraf Induktif, Paragraf Deduktif

 A.     PARAGRAF DEDUKTIF
Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragaraf dan dilengkapi dengan kalimat penjelas sebagai pelengkapnya. Paragraf ini diawali dengan pernyataan umum dan disusul dengan penjelasan umum. Istilah deduktif berarti bersifat deduksi. Kata deduksi yang berasal dari bahasa Latin: deducere, deduxi, deductum berarti ‘menuntun ke bawah; menurunkan’; deductio berarti ‘penuntunan; pengantaran’. Paragraf deduktif adalah paragraf yang dimulai dari pernyataan yang bersifat umum, kemudian diturunkan atau dikembangkan dengan menggunakan pernyataan-pernyataan yang bersifat khusus. Pernyataan yang bersifat khusus itu bisa berupa penjelasan, rincian, contoh-contoh, atau bukti-buktinya. Karena paragraf itu dikembangkan dari pernyataan umum dengan mengemukakan pernyataan-pernyataan khusus, dapatlah dikatakan bahwa penalaran paragraf deduktif itu berjalan dari umum ke khusus.

B.     PARAGRAF INDUKTIF
Paragraf induktif adalah adalah paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa yang khusus, untuk menuju kepada kesimpulan umum, yang mencakup semua peristiwa khusus di atas. Ciri-ciri Paragraf Induktif antara lain :

- Terlebih dahulu menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus
- Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus
- Kesimpulan terdapat di akhir paragraf
Jenis Paragraf Induktif :
Generalisasi
Analogi
Klasifikasi
Perbandingan
Sebab akibat
Istilah induktif berarti bersifat induksi. Kata induksi yang berasal dari bahasa Latin: ducere, duxi, ductum berarti ‘membawa ke; mengantarkan’; inducere, induxi, inductum berarti ‘membawa ke; memasukkan ke dalam’. Lebih lanjut istilah induksi dijelaskan sebagai metode pemikiran yang bertolak dari hal khusus untuk menentukan hukum atau simpulan. Karena pernyataan khusus dapat berupa contoh-contoh, dan pernyataan umum itu berupa hukum atau simpulan, maka dapat dikatakan bahwa paragraf induktif itu dikembangkan dari contoh ke hukum atau simpulan.

Berbeda dengan paragraf deduktif, pada paragraf diatas kita seperti menarik kesimpulan dari kalimat – kalimat yang ada pada awal paragraf. inilah perbedaan paling signifikan antara paragraf deduktif dan induktif, pada paragraf induktif kalimat utamanya ada pada akhir paragraf yang juga merupakan kesimpulan dari paragraf itu sendiri.


Contoh Paragraf Deduktif

Ketika Perang Dunia II, banyak kapal laut logistic Jepang ditenggelamkan oleh armada perang Amerika. Keadaan itu membuat “negeri” matahari terbit ini melirik minyak jarak untuk menggerakkan mesin-mesin perangnya. Tidak hanya truk dan tank, bahkan pesawat terbang pun menggunakan bahan bakar minyak jarak.

Pembahasan : Pada bacaan diatas pembaca sudah langsung dapat mengetahui inti pokok satu paragraph tersebut dengan membaca kalimat pertama pada paragraph awal. Kalimat kedua dan seterusnya merupakan kalimat pelengkap untuk kalimat utama pada awal paragraph

Contoh Paragraf Induktif

Di era zaman globalisasi ini, banyak orang yang memiliki handphone. Itu disebabkan, karena mereka bisamemiliki handphone dengan harga murah dan banyak modelnya. Bahkan anak sekolah dasar pun tidak mau kalah. Mereka membawa handphone ke sekolah. Begitu juga dengan ibu-ibu. Ibu-ibu jaman sekarang sudah menjadikan handphone sebagai barang wajib. Hal ini menunjukan bahwa sekarang handphone dianggap sebagai barang yang sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari

Pembahasan : Pada kalimat diatas yang menjadi pokok dari permasalahan adalah pada kalimat terakhir. Pembaca jika membaca kalimat di bagian akhir merupakan inti kalimat dan sudah mengetahui isi paragraph tersebut. Karena pada kalimat awal merupakan tambahan dari inti kalimat bagian akhir.

Sumber : 1). http://ikemurwanti.blogspot.com/2013/01/paragraf-induktif-dan-deduktif.htm

          2).http://hzhadyan1412.blogspot.com/2011/12/efek-rumah-kaca-penyebab-dampak-dan.html